Komunikasi antarbudaya bertujuan untuk menghilangkan hambatan sebagai akibat dari perbedaan budaya. Sebagai prinsip komunikasi yang lebih menyukai latar belakang budaya akan komunikasi yang lebih efektif. Komunikasi antarbudaya ingin menjadikan kita manusia, yaitu orang yang melihat orang lain dari sudut budaya mereka bukan dari sudut budaya kita sehingga akan tumbuh saling menghargai.
Pola komunikasi adalah rangkaian dua kata, yaitu pola dan komunikasi. Keduanya memiliki keterkaitan makna sehingga antara satu sama lain saling mendukung.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “pola” dapat diartikan dengan sistem ; cara kerja, bentuk (struktur) yang tetap. Pola juga diartikan dengan bentuk atau cetakan. Pola sebagai model merupakan gambaran yang abstrak dan sistematis, yaitu cara untuk menunjukkan sebuah objek yang mengandung kompleksitas proses di dalamnya dan hubungan antara unsur-unsur pendukungnya. Menurut Little John dalam Wiryanto (2004:9), model dapat diterapkan pada setiap representasi simbolik dari suatu benda. Pola komunikasi diartikan sebagai bentuk atau pola hubungan dua orang atau lebih dalam proses pengiriman dan penerimaan cara yang tepat, sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Menurut Soenarto dalam Firdaus dikatakan bahwa dimensi pola komunikasi terdiri dari dua macam, yaitu pola yang berorientasi pada konsep dan pola yang berorientasi pada sosial yang mempunyai arah hubungan yang berlainan. Tubbs dan Moss (2005:27) mengatakan bahwa pola komunikasi atau hubungan antara dua orang atau lebih itu dibagi menjadi tiga : a) Bersifat komplementer. Hubungan komplementer didasarkan pada perbedaan diantara orang yang terlibat. Satu bentuk perilaku akan diikuti oleh lawannya. Contohnya perilaku dominan dari satu partisipan mendatangkan perilaku tunduk pada lainnya. b) Bersifat simetri, tingkatan sejauh mana orang berinteraksi atas dasar kesamaan. Dominasi bertemu dengan dominasi, atau kepatuhan dengan kepatuhan. c) Bersifat sejajar yaitu pola hubungan yang merupakan kombinasi dari komplementer dan simetris.
Disini kita mulai melihat bagaimana proses interaksi menciptakan struktur sistem. Bagaimana orang merespon satu sama lain menentukan jenis hubungan yang mereka miliki. Pola komunikasi merupakan gambaran yang sederhana dari proses komunikasi yang memperlihatkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya. Pola Komunikasi diartikan sebagai bentuk atau pola hubungan dua orang atau lebih dalam proses pengiriman, dan penerimaan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Dengan demikian maka suatu pola komunikasi merupakan gambaran atau rencana yang meliputi langkah-langkah pada suatu aktifitas, dengan komponenkomponen yang merupakan bagian penting atas terjadinya hubungan komunikasi antar manusia atau kelompok dan organisasi. Pola komunikasi adalah bentuk atau pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam proses mengkaitkan dua komponen yaitu gambaran atau rencana yang menjadi langkah-langkah pada suatu aktifitas dengan komponen-komponen yang merupakan bagian penting atas terjadinya hubungan antar organisasi ataupun juga manusia.

Komentar
Posting Komentar